Simposium Pergerakan Generasi Muda Cimahi Anti Narkoba Sebagai Bentuk Komitmen PMII Kota Cimahi Dalam Memerangi Narkoba

author
2 minutes, 18 seconds Read

Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indoneisa Kota Cimahi bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi dan Anggota DPRD Kota Cimahi sukses menggelar Simposium Pergerakan Generasi Muda Cimahi Anti Narkoba dengan tema “Generasi Muda Cimahi Dalam Gerakan Anti Narkoba Untuk Kota Cimahi Unggul” yang diselenggarakan di Pendopo DPRD Kota Cimahi pada tanggal 23 Juni 2023 yang diikuti oleh puluhan generasi muda di Kota Cimahi yang tergabung dalam beberapa kelompok pemuda.

Acara Simposium Pergerakan Generasi Muda Cimahi Anti Narkoba ini mengundang narasumber luar biasa diantaranya; Hera Herawati (Analis Penyuluhan dan Layanan Informasi BNN Kota Cimahi), Dede Latif (Anggota Komisi IV DPRD Kota Cimahi) dan Gaston Otto Malindir (Tokoh Pemuda, Mahasiswa S3 Universitas Indonesia yang sekaligus Demisioner Sekretaris Umum PMII Achmad Yani).

Hera Herawati mengungkapkan bahwa generasi muda menjadi sasaran empuk bagi pengedaran dan penyalahgunaan narkoba terkhusus jenis obat keras karena rasa keingin tahuan yang tinggi. “Generasi muda ini merupakan kelompok rentan penyalahgunaan narkoba, bahkan temuan kami di salah satu sekolah, 23 dari 30 siswa menunjukan reaksi menggunakan obat-obatan ketika dilakukan test urine dan screening”

Kota Cimahi juga memiliki produk hukum untuk menyikapi hal ini, yaitu PERDA No. 10 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika Dan Prekursor Narkotika.

“Hari ini Kota Cimahi sudah memiliki Peraturan Daerah yang mengatur hal tersebut, akan tetapi perlu ditunjang juga oleh pemerintah daerah dalam hal ini Walikota selaku eksekutif untuk melaksanakan apa yang sudah menjadi amanat PERDA, dan juga menjadi tugas bersama baik pemerintah maupun masyarakat untuk mencegah pengedaran dan penyalahgunaan narkoba. Seperti yang dilakukan oleh sahabat-sahabat PMII Kota Cimahi ini merupakan suatu bentuk ikhtiar dan keikut sertaan dalam menyikapi permasalahan ini” Ujar Dede Latif selaku Anggota Komisi IV DPRD Kota Cimahi.

Gaston Otto Malindir menegaskan bahwa generasi muda merupakan agent of change, dilihat dari sejarah Budi Utomo, Sumpah Pemuda, dan kemerdekaan Indonesia terdapat peran besar dari pemuda. “Generasi muda mesti berperan aktif dalam mencegah pengedaran dan penyalahgunaan narkoba, sebab kedepan dalam menyambut Indonesia Emas 2045 merupakan waktunya generasi muda saat ini melanjutkan kepemimpinan bangsa kedepan, maka dari itu apabila generasi muda hari ini tercemar penyalahgunaan narkoba ditakutkan bukan bonus demografi yang kita dapatkan, melainkan bencana demografi” ujarnya.

Dalam hal ini, Simposium Pergerakan yang dilakukan oleh PC PMII Kota Cimahi juga sebagai momentum memperingati Hari Anti Narkoba Internasional yang jatuh pada 26 Juni 2023 dan sebagai komitmen PMII Kota Cimahi menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba dimulai dari diri sendiri, organsiasi, dan masyarakat.

Seperti yang ditegaskan oleh Virlana Rahmansyah R selaku Ketua PC PMII Kota Cimahi bahwa “Seperti yang kita ketahui bahwa peredaran narkoba di Kota Cimahi ini dapat begitu pesat, mengingat Kota Cimahi yang hanya memiliki tiga kecamatan saja dan menurut data yang kami himpun terdapat hampir 50 kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba dari bulan maret 2022 sampai juni 2023. Maka kegiatan Simposium Pergerakan ini merupakan komitmen kami dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba” Ujarnya.

Kontributor

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *